Sujud di Ujung Malam
Di Nisha yang diselimuti Timira,
Kutatap Akash, luas tanpa suara.
Kubawa Atma yang sarat Nestapa,
Mencari Asa dalam sujud kepada-Nya.
Tak ada Bagaskara di Cakrawala,
Hanya Indurasmi menyinari doa.
Dengan Manah yang memohon Karuna,
Kuraih Satya di sela air mata.
Biarlah Varsha membasuh anggana,
Menghapus noda yang lama terjaga.
Sebab hidup hanyalah Efemeral belaka,
Sedang rahmat-Mu laksana Amerta.
Bila fajar akhirnya membuka Ambara,
Jadikan Abhati menerangi jiwa.
Agar Sukma tetap Nirmala selamanya,
Sujud di ujung malam menjadi awal menuju surga.